6 Tips yang Harus Kamu Tahu Untuk Memilih Daging Ayam yang Segar dan Sehat

6 Tips yang Harus Kamu Tahu Untuk Memilih Daging Ayam yang Segar dan Sehat

Tulisan ini teramat sesuai buat kamu-kamu yang doyan makan ayam, baik ayam goreng, ayam bakar, ayam rebus dan sebagainya.

Buat kamu-kamu yang sering ke pasar, khususnya ibu-ibu, perlu mengetahui cara memilih ayam yang baik dan sehat serta layak untuk dikonsumsi.

Apalagi adanya kasus flu burung yang menyerang unggas beberapa waktu yang lalu, sepertinya kewaspadaan dalam memilih daging ayam, tetap penting untuk diperhatikan. Juga, jangan lupakan adanya pedagang “nakal” yang menjual ayam tiren (ayam yang barusan mati). Ayam mati ini juga membahayakan sekali, karena kita tidak tahu penyebabnya dari penyakit apa.

Kesalahan dalam memilih daging ayam yang segar, bisa berdampak kurang baik bagi kesehatan kamu dan keluarga.

Oleh karena itu, tips-tips dalam memilih daging ayam yang segar sangat perlu diketahui agar terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh daging ayam.

  1. Saat memilih daging ayam, cobalah untuk menggosok kulit atau daging ayam dengan jari tangan. Jika permukaan daging ayam terasa seperti ada bubuk atau tepung, ada kemungkinan, ayam tersebut telah dicuci dan dioles dengan bahan-bahan kimia tertentu. Adanya tepung pada daging ayam tersebut adalah sisa dari proses kimia. Daging ayam seperti ini lebih baik jangan dibeli.
  2. Boraks banyak digunakan untuk menjaga kesegaran daging ayam. Untuk mengetahuinya, amatilah daging ayam beberapa lama, jika tidak ada lalat yang mendekat, ada kemungkinan daging ayam tersebut mengandung boraks.
  3. Perhatikan juga warna dagingnya. Daging ayam yang baik memiliki warna putih krim dan sedikit kemerahan.
  4. Daging ayam memiliki bau yang khas. Untuk lebih mengetahuinya, sedikit dekatkan hidung kamu untuk mencium bau dagingnya. Jika tercium bau anyir, lebih baik jangan dibeli. Ayam ini biasanya sudah tidak segar lagi.
  5. Daging ayam yang masih bagus, memiliki kekenyalan atau elastisitas pada dagingnya. Cara untuk mengetahuinya sangat mudah. Tekan sedikit daging ayam dengan salah satu jarimu. Jika kembali ke bentuk seperti semula, maka daging ayam tersebut masih layak dikonsumsi.
  6. Perhatikan permukaan daging ayam. Apakah terdapat tanda-tanda memar yang biasanya berwarna abu-abu atau kebiruan pada daging ayam. Jika iya, lebih baik jangan dibeli.

Saat memilih ayam di pasar ataupun di supermarket, perhatikan dan lakukanlah ke-enam tips diatas agar ayam yang dibeli benar-benar sehat. Jika kamu hanya mencoba satu tips saja, misalnya kekenyalan daging, bisa saja ayam yang dibeli masih kurang bagus, karena pemakaian boraks bisa membuat kekenyalan daging tetap terjaga.

Banyak juga kita lihat di pasar atau di supermarket, daging ayam diobral dengan harga murah. Jangan terpengaruh dengan harga obral ini, karena biasanya kualitas daging ayamnya juga tidak bagus lagi.

Setelah dibeli, kamu juga perlu memperhatikan beberapa tips berikut untuk menjaga kesegarannya:

  • Kesegaran daging ayam hanya bisa bertahan selama 4-6 jam dalam suhu kamar.
  • Daging ayam yang dimasukkan ke dalam kulkas/chiller, bukan di freezer, kesegarannya hanya bisa bertahan selama 24 jam.
  • Daging ayam yang dibekukan dalam freezer, bisa bertahan dalam beberapa hari, idealnya antara 3-4 hari. Semakin lama disimpan walaupun dalam keadaan beku, tingkat kesegarannya tetap akan menurun.

Ayam memang bergizi tinggi dan baik bagi kesehatan, tapi jika yang dikonsumsi adalah ayam yang sudah tidak segar atau berpenyakit, maka bukan sehat yang didapat.

Demikian tips dalam memilih daging ayam yang sehat dan segar. Semoga informasi ini berguna bagi kamu.

Posted in Kesehatan, Tips & Trik and tagged , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *