Posted on

8 Tips Ini Dapat Melindungi Kamu dari Efek Radiasi Sinar Ultraviolet atau Sinar UV Matahari

8 Tips Ini Dapat Melindungi Kamu dari Efek Radiasi Sinar Ultraviolet atau Sinar UV Matahari

Radiasi sinar Ultraviolet (UV) diketahui sebagai penyebab utama dari penuaan dini, penyakit kanker kulit dan kerusakan penglihatan, seperti katarak.

Mari lindungi diri kita dari sinar UV untuk kesehatan kulit dan mata, karena kesehatan tubuh adalah investasi terbesar kita di masa depan.

Yuk ikuti tips-tips berikut.

1. Berpakaian Dengan Tepat

Jika aktivitas teman-teman kebanyakan outdoor, jangan lupa berpakaianlah dengan tepat. Pakailah baju berlengan panjang disertai dengan celana berkaki panjang.

Biar lebih efektif, bisa coba lakukan tes singkat berikut. Masukkan tangan di bawah lapisan kain pakaian yang akan dipakai, lalu diterawang di bawah sinar matahari. Jika tangan kamu masih terlihat jelas, berarti bahan kainnya masih kurang dapat memproteksi kita dari paparan sinar UV.

Jika aktivitas teman berupa olah raga di luar ruangan, kini tersedia beragam pakaian olahraga yang telah memiliki fitur proteksi dari sinar UV. Ingat untuk memeriksa label pakaian yang menyertainya, yah.

2. Pakailah Kacamata Anti Sinar UV

Kacamata anti radiasi sinar UV penting untuk dikenakan pecinta outdoor untuk melindungi kesehatan mata. Risiko untuk kesehatan mata di antaranya adalah risiko terkena penyakit katarak, kanker mata dan kelainan mata di kemudian hari.

Kerusakan pada mata biasanya tidak langsung dialami dan tidak langsung terdeteksi. Setelah sekian lama atau sekian tahun, baru diketahui efeknya.

Pastikan kacamata yang dipakai memiliki kemampuan menangkal sinar UV-A dan UV-B. Pilihlah kacamata yang memiliki label berdaya absorpsi lebih dari 400nm atau yang ada tulisan “ANSI UV Requirement”.

Kacamata jenis ini berdaya tangkal 99% sampai 100% sinar UV. Kalau kacamata hitam biasanya yang dipakai untuk bergaya, paling tinggi pun, hanya berdaya tangkal 70%, biasanya malah dibawah itu.

3. Pakai Pelindung Kepala

Untuk menghindari paparan sinar matahari langsung, pakailah payung atau topi bertepi lebar. Saran ini dapat membantu teman-teman untuk menangkal sebanyak 50% dari paparan sinar UV.

4. Pakai Krim Tabir Surya

Krim tabir surya/sunblock yang adekuat juga diperlukan bagi pecinta outdoor atau atlit luar ruang, agar dapat terhindar dari penyakir kanker kulit.

Pilihlah yang sedikitnya berlabel SPF-15. Makin tinggi angkanya makin bagus untuk ketahanan dan daya tangkal terhadap sinar UV. Selain itu, pemakaian sunblock juga bisa mengurangi kemungkinan kulit terbakar/sun burn.

Aplikasikan di area wajah, leher, lengan dan kaki yang tidak tertutup pakaian. Ulangi pemakaian tiap dua jam. Krim tabir surya yang anti air hanya dapat melindungi kita selama 40~80 menit jika kamu berkeringat banyak atau dipakai berenang. Agar maksimal, ulangi lagi pemakaian setelahnya agar tetap terlindungi.

5. Hindari Jam Puncak Sinar UV

Sinar UV memiliki jam puncaknya. Hindari rentang waktu di antara jam 10 pagi sampai jam 4 sore.

Cara lain untuk memdeteksi jam puncaknya adalah melihat pada bayangan kita sendiri. Jika bayangan kita pendek atau hampir tidak terlihat, berarti sudah saatnya menghindari paparan sinar UV.

Bayangan yang pendek mengindikasikan sinar matahari yang berada hampir di atas kepala kita, saat di mana risiko paparan tertinggi berada.

6. Perhatikan Faktor Luar Lingkungan

Air dan pasir memiliki faktor reflektif/memantulkan sinar, termasuk sinar UV tentunya. Selain air dan pasir, ternyata salju juga dapat memantulkan sinar UV.

Ketinggian suatu tempat juga berpengaruh pada peluang terkena paparan sinar UV yang lebih tinggi. Untuk setiap penambahan ketinggian 300 meter, akan ada kenaikan kadar radiasi sinar UV sebanyak 4%.

7. Gunakan Kaca Film Anti sinar UV

Karena jenis sinar UV-A dengan gampangnya menembus material berbahan kaca, maka disarankan penggunaan kaca film anti sinar UV. Walaupun indoor, paparan sinar UV masih berkisar 10-20%.

Aplikasi kaca film anti sinar UV pada kaca jendela rumah dan kendaraan ini dapat menghadang radiasi sinar ultraviolet sebesar 99.9%.

8. Hindari Sumber Radiasi Palsu

Sumber Radiasi “Palsu” sama berbahayanya dengan radiasi langsung dari sinar UV.

Radiasi palsu ini biasanya bersumber dari fasilitas kegiatan tanning/berjemur yang dilakukan di salon-salon kecantikan untuk mendapatkan warna kulit yang lebih gelap.

Ranjang dan lampu sinarnya diketahui dapat menyebabkan kerusakan kulit dan meningkatkan risiko terkena penyakit kanker.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *