9 Tips Dari Wanita Zaman Dulu Untuk Mendapatkan Kecantikan dan Keindahan Rambut

9 Tips Dari Wanita Zaman Dulu Untuk Mendapatkan Kecantikan dan Keindahan Rambut

Bersyukurlah kita wanita modern yang hidup di zaman sekarang. Sudah mengenal dan tersedia beragam macam make-up dan pernak pernik kebutuhan wanita untuk mendapatkan kecantikan.

Bahasan tentang tips dan kebiasaan mempercantik kulit maupun rambut seakan tidak ada habisnya dari zaman ke zaman. Namun, tahukah kamu kalau wanita zaman dulu menggunakan timbal, henna, cuka dan lain sebagainya?

Mari telisik di list di bawah ini:

1. Memakai Wig

Ya, memakai wig/rambut palsu telah lama dilakukan orang Mesir kuno. Bukan hanya para wanita, para pria Mesir kuno bahkan mencukur habis rambut mereka dan menggantikannya dengan memakai rambut palsu. Banyak yang mengaitkan fenomena ini dengan iklim cuaca panas yang dialami wilayah Mesir.

Biasanya wig digunakan pada acara khusus atau pesta resmi. Di zaman kita sekarang nih, seseorang bisa mendapatkan kesan berbeda dan instant dari pada biasanya dengan mengenakan wig pada suatu acara. Teman-teman kamu bisa terpana karena perubahan drastis ini. Dare to try?

2. Memakai Henna

Henna digunakan luas di wilayah Timur Tengah dan Timur Jauh. Dari rumor yang beredar, penggemar henna termasuk di antaranya para ratu Mesir seperti Cleopatra, Nerfertiti dan sampai Mumtaz Mahal.

Henna digunakan untuk mewarnai rambut menjadi merah, untuk melembabkan dan melindungi dari sinar matahari. Sampai sekarang masih banyak ditemukan pemakaian henna untuk mewarnai rambut dan bahkan pada tato.

3. Memakai Timbal

Pulasan eye liner untuk mendapatkan efek mata seperti mata kucing pada zaman dulu sudah ada, lho. Ini dilakukan wanita bangsa Mesir kuno dengan menggunakan remah timbal.

Untuk mengurangi efek bahayanya, mereka memproses dan menyaring material remah timbal 30 hari sebelum pemakaiannya. Adapun kadar rendah remah timbal tersebut dipercaya dapat melindungi mata mereka dari matahari dan meningkatkan kemampuan kulit dalam melawan infeksi.

4. Memakai Putih Telur

Mendapati muka wanita yang sedang dioles putih telur pada abad ke-16 bukanlah sesuatu hal yang aneh. Saat itu mereka sudah meyakini bahwa inilah cara untuk mendapatkan kulit yang kencang dan remaja.

Nah, penggunaan putih telur bukan saja dilakukan wanita zaman dulu, tapi cara ini juga banyak dilakukan wanita modern. Bahkan, banyak yang mencampurkan keduanya, putih telur dan kuning telur sebagai masker wajah. Tujuannya untuk mendapatkan elastisitas dan tingkat kekenyalan kulit yang diinginkan.

5. Memakai Cuka

Wanita zaman Yunani kuno mewarnai atau memudarkan warna rambutnya dengan bantuan cuka dan sinar matahari. Cuka dioleskan ke rambut, kemudian berjemur di bawah sinar matahari sampai kering dan lalu dibilas setelahnya.

Kegiatan ini untuk mendapatkan kesan warna rambut kuning keemasan yang menjadi favorit saat itu.

6. Menggunakan Bunga Berwarna Kuning

Sama seperti poin ke 5 di atas, wanita Yunani kuno menggunakan bunga berwarna kuning untuk mendapatkan ekstrak pewarna kuning. Setelah dilumatkan dengan air dan cuka, campuran ini dioleskan ke rambut dan dibawa berjemur di bawah sinar matahari. Duh, ribet yah?

7. Memakai Minyak Esensial Mur

Minyak esensial mur/myrrh dipercaya dapat melembabkan kulit, memberi tonasi dan peremajaan kulit. Pemakaiannya sampai sekarang juga banyak didapati di gerai yang menjual perlengkapan kecantikan.

Dengar-dengar nih, Ratu Cleopatra juga menggunakan minyak esensial mur/myrrh yang dicampurkan dengan bunga mawar, kemenyan, bunga cemara dan bunga neroli, untuk mempersiapkan pertemuannya dengan Mark Anthony, jenderal besar dari Romania.

8. Memakai Kepang dan Perhiasan Rambut

Wanita zaman dulu banyak yang menghias rambut mereka dengan cara digelung, dikuncir atau dikepang dengan model ekor kuda. Untuk menambah keindahan, rambut disematkan beragam hiasan rambut yang terdiri dari perhiasan yang terbuat dari emas dan permata, manik-manik, pita dan bahkan bunga.

Makin tinggi status atau kedudukan seorang wanita zaman dulu, makin bergaya rambutnya. Karena di zaman dulu, hanya para budak yang memiliki model rambut pendek.

9. Memakai Minyak Zaitun

Minyak zaitun banyak digunakan pada rambut wanita zaman dulu. Minyak zaitun ini dicampur dengan berbagai bunga-bungaan, dedaunan dan rempah.

Ada juga yang mencampur minyak zaitun dengan lidah buaya, kayu manis dan madu yang berbentuk seperti pasta untuk perlengkapan ritual wanita zaman dulu sesudah mandi.

Campuran yang hasilnya sedikit lengket tersebut, dipakai dengan cara dioleskan langsung ke rambut. Tak jarang juga, banyak yang langsung mengkonsumsi campuran tersebut.

Nah, hati-hati yah terhadap pemakaian dengan rujukan zaman dulu yang telah disebutkan di atas. Pastikan kulit dan rambut Anda tidak alergi dan mengalami gatal-gatal.

Selalu lakukan percobaan sedikit ke area punggung tangan atau belakang telinga, tunggu beberapa menit atau setengah jam untuk menunggu apakah ada reaksi gatal dan alergi yang muncul.

Stay beauty, stay healthy 🙂

 

Posted in Kesehatan, Tips & Trik and tagged , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *