Posted on Leave a comment

10 Makanan Terbaik Untuk Penderita Diabetes

10 Makanan Terbaik Untuk Penderita Diabetes

Penderita penyakit diabetes biasanya lebih berhati-hati dalam pemilihan jenis makanan. Urutan makanan di bawah ini bisa menjadi referensi untuk membantu penderita penyakit diabetes menurunkan kadar gula dalam darah, membakar lemak, mengurangi peradangan dan memperoleh lebih banyak manfaat kesehatan.

1. Bayam

Bayam dengan warna hijaunya yang dominan ini dapat mengurangi risiko diabetes yang berkelanjutan. Dengan mengkonsumsi sekitar satu porsi bayam setiap hari, kamu dapat mengurangi risiko penyakit diabetes sampai 14%.

Bayam kaya akan vitamin K, magnesium, folat, fosfor, potasium dan zat besi.

2. Kale

Kale yang berwarna hijau memiliki sumber vitamin C dan memiliki kandungan alpha-lipoic acid/ALA. ALA adalah nutrisi mikro yang membantu tubuh memerangi stres, membantu mengurangi kadar gula dalam darah dan membantu perbaikan syaraf rusak yang disebabkan oleh penyakit diabetic neuropathy.

Hati-hati dalam penyajiannya dengan tidak memasaknya dalam waktu lama, karena akan menimbulkan bau besi. Cukup direbus selama 5 menit saja, kita sudah mendapatkan makanan yang sehat.

3. Ubi Jalar

Ubi jalar atau ubi manis atau disebut juga sweet potato, termasuk makanan sumber energi dengan gizi yang tinggi. Kandungan glycemic yang terdapat pada ubi jalar sangatlah rendah, sehingga bagus untuk mencegah diabetes.

Sebuah artikel yang diterbitkan oleh “American Journal of Clinical Nutrition” pada tahun 2002 menyebutkan bahwa dengan mengkonsumsi ubi jalar secukupnya dapat menjaga kondisi gula darah, bahkan jika kamu memiliki penyakit diabetes.

Selain itu, dengan kandungan anthocyanins dan anti oksidan, ubi jalar juga memiliki kemampuan untuk anti peradangan, anti virus dan anti mikroba.

4. Walnut

Walnut yang memiliki asam lemak polyunsaturated yaitu alpha-linolenic acid, memiliki kemampuan untuk mengurangi peradangan. Para peneliti menemukan anti oksidan, anti kanker, antivirus dan anti-kolesterol yang tinggi pada walnut. Kemampuan walnut ini dapat membantu penderita penyakit diabetes dan penyakit jantung.

5. Kayu Manis

Bumbu masak yang memiliki wangi harum ini dapat mengurangi kadar gula dalam darah. Seperti yang dilansir dalam jurnal Diabetes Care, penderita diabetes tipe 2 yang rutin mengkonsumsi 1 gram atau lebih kayu manis dapat menurunkan kadar gula sampai 30%, dibanding yang tidak mengkonsumsinya.

Juga ditemukan penurunan triglyserida, kolestrol LDL dan total kolestrol sampai 25%. Ini dikarenakan kayu manis kaya akan chromium, mineral yang memperkaya efek dari insulin.

Selain itu, kayu manis juga mengandung polyphenols, antioksidan yang berfungsi sebagai penangkal radikal bebas dalam darah yang dapat melindungi kita dari risiko penyakit kanker dan meringankan peradangan sistemik.

6. Kunyit

Kunyit yang memiliki kandungan aktif Curcumin, diyakini dapat mengatur metabolisme lemak dalam tubuh. Curcumin bekerja langsung terhadap sel lemak, sel pada pankreas, sel yang terdapat pada ginjal dan sel otot dengan meredam peradangan serta menghalangi ganasnya aktivitas tumor necrosis penyebab kanker.

Para ahli juga yakin kombinasi kemampuan curcumin ini dapat mencegah resistensi insulin, mengurangi kadar gula darah, mengurangi kadar kolesterol yang tinggi dan gejala lain yang berkaitan dengan obesitas.

7. Kacang Cannellini

Berwarna putih dan berbentuk seperti ginjal mini, kacang cannellini termasuk dalam keluarga polong-polongan. Kacang cannellini dipenuhi oleh protein dan serat fiber yang dapat menurunkan kadar kolesterol dan juga telah terbukti tidak akan menaikkan kadar gula dalam darah.

Pada tahun 2012 dalam studi yang diadakan University of Toronto, 121 penderita diabetes tipe 2 dilibatkan dalam penelitian pola hidup diet sehat, dan dibagi ke dalam 2 kelompok.

Kelompok yang satu mengkonsumsi segelas kacang setiap hari dan kelompok lain mengkonsumsi gandum. Setelah tiga bulan, kelompok yang mengkonsumsi kacang menunjukkan kadar gula darah yang turun sebanyak 2 kali dari pada kelompok yang mengkonsumsi gandum.

8. Ikan

Hasil studi tahun 2010 oleh Emory University menunjukkan bahwa konsumsi ikan yang dibakar, dipanggang atau dikukus dapat mengurangi risiko terkena stroke akibat penyakit diabetes sebanyak 3%.

Ikan memiliki lemak esensial yang dapat membantu meredakan peradangan. Namun, harus diperhatikan penyajian dan cara memasak ikannya yah. Ikan yang biasanya disajikan di restoran fast food berbentuk stik ikan dan dengan cara digoreng malah akan menaikkan risiko terkena penyakit lain.

9. Brokoli

Siapa sangka, brokoli sebagai salah satu bintang makanan ini memiliki komposisi sulforaphane, yang memiliki khasiat anti peradangan, memperbaiki kadar gula darah dan dapat melindungi pembuluh darah.

Bagi penderita penyakit diabetes, besar kemungkinan akan mengalami kerusakan pembuluh darah kardiovaskular yang dapat menyebabkan kematian karena penyakit jantung. Jadi, manfaat dari pengonsumsian brokoli ini dapat menjadi penyelamat jiwa penderita penyakit diabetes.

10. Dark Chocolate

Coklat hitam/dark chocolate memiliki kandungan yang kaya akan flavonoid. Flavonoid dapat menurunkan risiko terkena penyakit stroke, menurunkan tekanan darah dalam tubuh dan mengurangi risiko terkena serangan jantung sebanyak 2% dalam kurun waktu lima tahun.

Nutrisi yang terkandung di dalam coklat hitam juga dapat mengurangi resistansi insulin, memperbaiki sensitivitas insulin dan menurunkan kadar gula darah puasa.

Tapi jangan samakan semua jenis coklat yah. Yang dimaksud disini adalah dark chocolate, bukan milk chocolate atau white chocolate ya guys.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *