Posted on Leave a comment

Inilah Bahaya Merokok Dengan Rokok Elektrik Yang Harus Kamu Waspadai!

Inilah Bahaya Merokok Dengan Rokok Elektrik Yang Harus Kamu Waspadai!

Bagi para perokok, menikmati rokok seperti menikmati roti yang penuh dengan kismis, Rokok bisa menjadikan orang yang menggunakannya semakin kecanduan, sekali mencoba dan merasakan kenikmatan akan terus mencobanya hingga menjadi pencandu rokok.

Ada banyak jenis rokok yang dijual di Indonesia, mulai dari jenis rokok lintingan, rokok kretek dan juga rokok yang saat ini sedang populer yaitu rokok elektrik. Rokok elektrik saat ini berkembang dengan cepat di Indonesia, banyak yang mulai berpindah dari rokok tembakau ke rokok elektrik.

Rokok elektrik dianggap lebih ringan dari rokok tembakau. Sebagian perokok menggunakan rokok elektrik untuk mengurangi kadar nikotin yang banyak terdapat pada tembakau. Sebagian dari mereka malah hanya mengikuti trend, padahal banyak dari kita sebenarnya belum benar-benar tahu mana yang lebih berbahaya diantara keduanya.

Mari kita bahas lebih lanjut.

Pertama-tama, kita harus tahu tentang kandungannya dulu. Kandungan yang ada pada rokok elektrik terdiri dari 3 zat utama: propilen glikol, gliserin dan nikotin.

Propilen glikol adalah bahan utama dalam cairan pada rokok elektrik. Propilen glikol merupakan cairan yang tidak berwarna, transparan dan tidak berbau, tapi memiliki sedikit rasa manis. Senyawa organik ini relatif aman jika digunakan dalam kadar rendah.

Gliserin juga merupakan sejenis cairan senyawa kimia yang tidak berwarna dan tidak berbau. Cairan yang sedikit kental ini banyak digunakan dalam industri farmasi, sabun dan produk kecantikan seperti lotion, juga industri makanan. Gliserin digunakan sebagai pengantar rasa pada rokok elektrik seperti rasa kopi, cokelat, buah-buahan dan mint atau menthol.

Nikotin adalah zat yang terdapat pada tembakau. Zat nikotin ini sengaja ditambahkan ke cairan pada rokok elektrik untuk memberikan efek seperti rokok tembakau. Zat inilah yang memberikan efek candu sehingga perokok susah berhenti.

Lalu apa saja bahaya yang disebabkan oleh rokok elektrik?

1. Iritasi pada paru-paru

Yang pertama adalah iritasi pada paru-paru, para peneliti Food and Drug Administrations dari Amerika menyatakan bahwa dalam rokok elektrik terkandung nikotin cair sintestis yang cukup berbahaya untuk kesehatan tubuh terutama paru-paru, sedangkan kita semua tahu kalau paru-paru merupakan salah satu organ pernapasan yang paling penting untuk kehidupan manusia. Seperti pada rokok tembakau biasa, paru-paru inilah yang menjadi sasaran utama dari nikotin.

2. Iritasi pada rongga Aveolus

Rokok elektrik berbeda dengan rokok tembakau seperti biasanya, jumlah asap yang dikeluarkan jauh lebih banyak dibandingkan dengan jumlah asap yang dikeluarkan oleh rokok tembakau, sehingga rongga alveolus pada paru-paru juga bisa mengalami infeksi.

3. Pneumonia

Yang berikutnya penyakit radang paru-paru atau biasa disebut dengan Pneumonia, merupakan salah satu jenis penyakit yang mudah menyerang manusia. Uap dari rokok elektrik dapat menyebabkan tubuh lebih rentan terkena pneumonia karena dapat mempermudah masuknya bakteri dan virus kedalam tubuh. Selain itu, penggunaan rokok elektrik secara bersama-sama juga menambah risiko menularnya kuman dan bakteri yang bisa menyebabkan infeksi rongga paru-paru. Infeksi bakteri patogen akan merusak paru-paru dan menghambat peredaran oksigen ke seluruh tubuh.

4. Pusing

Dampak lain yang tidak kurang bahayanya adalah kepala menjadi pusing. Orang yang baru pertama kali menggunakan rokok elektrik bisa mengalami pusing dengan cukup mudah. Hal ini kemungkinan disebabkan nikotin cair serta berbagai bau dan rasa sintetis yang terdapat pada rokok elektrik. Artinya, jika kamu merasakan pusing setelah menggunakan rokok elektrik, bisa jadi tubuh kamu sebenarnya secara alami menolak. Gimana nggak? Itu kan racun.

Jenis rokok elektrik yang beredar di pasaran saat ini adalah jenis rokok yang menggunakan charger atau menggunakan baterai sebagai tenaga untuk menghasilkan panas dan asap rokok. Rokok elektrik ini biasanya dibandrol dengan harga sekitar Rp. 150.000 – Rp. 300.000 plus lengkap dengan isinya.

Jika dibandingkan dengan rokok tembakau, harganya memang jauh beda. Yang pasti rokok elektrik bisa dipakai berkali-kali, namun untuk mengisinya, juga perlu merogok kocek yang jauh lebih mahal. Bisa mencapai Rp. 50.000.

Jadi kalau di lihat dari segi harga sebenarnya kerugian yang diberikan juga sama saja. Sama-sama borosnya antara rokok tembakau dan elektrik.

Dari artikel ini, apakah kamu tetap akan menggunakan rokok elektrik? Jika masih sayang dengan kondisi tubuhmu, lebih baik jauhi rokok elektrik dan juga rokok tembakau sekarang juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *